910Nineten Perkenalkan Trancetopia FW26: Memimpin Era Baru Inovasi Melalui Teknologi 3D Printed Footwear

910Nineten Perkenalkan Trancetopia FW26: Memimpin Era Baru Inovasi Melalui Teknologi 3D Printed Footwear

Menghadirkan babak baru progresi performa yang didukung manufaktur canggih, inovasi berorientasi atlet, dan visi masa depan dunia lari. 

Jakarta, Indonesia — 910 Nineten resmi memperkenalkan koleksi FW26 Performance Collection bertajuk “Trancetopia: Strive in Progression”, menandai tonggak penting dalam perjalanan brand sebagai salah satu pemimpin inovasi performa di industri olahraga Indonesia. 

Berangkat dari keyakinan bahwa progres dicapai melalui konsistensi, ketangguhan, dan semangat untuk terus berkembang, Trancetopia merepresentasikan komitmen 910 Nineten untuk terus mendorong batas inovasi teknologi performa sekaligus memperluas akses terhadap teknologi kelas elit bagi seluruh pelari. 

Menjadi sorotan utama dalam koleksi FW26 adalah LATYXFORM3D, platform inovasi paling ambisius yang pernah dikembangkan oleh 910Nineten. Dengan memanfaatkan teknologi 3D printing, LATYXFORM3D membuka kemungkinan baru dalam konstruksi alas kaki modern melalui tingkat presisi, efisiensi struktur, dan optimasi biomekanik yang sebelumnya sulit dicapai dengan metode manufaktur konvensional. 

Melalui inisiatif ini, 910Nineten menegaskan visinya bahwa inovasi tidak hanya bertujuan meningkatkan performa atlet, tetapi juga mendefinisikan ulang bagaimana produk performa dirancang, direkayasa, dan diproduksi di masa depan.

"Trancetopia merepresentasikan semangat kami untuk terus bergerak maju dan berkembang," ujar Ibu Anastasia Irene, CEO 910Nineten. "Bagi kami, inovasi bukan lagi sekadar menciptakan produk yang lebih cepat. Inovasi adalah membangun ekosistem di mana teknologi mutakhir, wawasan atlet, dan desain yang memiliki tujuan dapat bersinergi untuk membentuk masa depan performa." 

Koleksi FW26 menghadirkan arsitektur produk performa yang dirancang untuk mendukung pelari di setiap tahap perjalanan mereka, mulai dari pelari yang baru memasuki dunia kompetisi hingga atlet elit. Setiap kategori produk dikembangkan dengan tujuan yang spesifik sehingga pelari dapat memperoleh solusi yang tepat untuk kebutuhan latihan, perlombaan, maupun aktivitas sehari-hari. 

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem inovasinya, 910Nineten juga terus berkolaborasi dengan mitra teknologi kelas dunia seperti Vibram®, Carbitex®, dan Matryx®, mengombinasikan material berteknologi tinggi yang telah teruji secara global dengan solusi desain yang dikembangkan secara internal untuk menghadirkan generasi baru produk performa. 

Beberapa inovasi utama yang diperkenalkan dalam koleksi ini meliputi:
• Struktur performa berbasis teknologi 3D printing melalui platform LATYXFORM3D
• Sistem propulsi Carbitex® yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi berlari
• Teknologi upper Matryx® yang ringan, kuat, dan memberikan dukungan optimal
• Outsole Vibram® yang menghadirkan traksi superior dan kepercayaan diri lebih tinggi di berbagai kondisi medan 

Tidak hanya menghadirkan inovasi di kategori alas kaki, Trancetopia juga memperluas ekosistem performa 910 Nineten melalui lini road running, trail running, serta arsitektur apparel yang lebih terstruktur, menciptakan pengalaman yang lebih terintegrasi bagi atlet lintas disiplin olahraga. 

Koleksi ini juga menjadi momentum hadirnya ORCA Vision, fase terbaru dari identitas performa 910 Nineten yang mencerminkan komitmen brand terhadap pendekatan desain berbasis rekayasa serta inovasi yang berorientasi pada masa depan. 

Di tengah perkembangan industri lari global yang semakin dinamis, 910 Nineten terus berupaya menempatkan dirinya di garis depan inovasi performa dengan menghadirkan teknologi yang semakin mudah diakses tanpa kehilangan kedekatan dengan kebutuhan pelari sehari-hari. 

Melalui Trancetopia FW26, 910 Nineten kembali melangkah maju dalam misinya mendefinisikan ulang makna progres dalam olahraga: bukan hanya bergerak lebih cepat, tetapi terus mendorong batas dari apa yang mungkin dicapai. 

Tags:
Older Post Back to News